The Business Watch Indonesia :: fair-biz.org
Peta Situs Hubungi Kami
   Halaman Utama
   Tentang Kami
     Sejarah
     Visi & Misi
     Organisasi
     Program-program
     Hubungi Kami
   Berita & Artikel
     Berita
     Artikel
   Publikasi
     2010
     2009
     2008
     2007
     2006
     2005
     2004
     2003
   Pencarian
  Kata Kunci:
   

  Cari di:
BWI
     
Google

   Links
   Jajak Pendapat
Per 1 Januari 2010 kesepakatan perdagangan bebas antara China-Asean atau China Asean Free Trade Agreement (CAFTA) mulai diberlakukan. Banyak pihak merasa belum siap menghadapi serbuan produk-produk China yang dapat mematikan produk Indonesia. Menurut Anda

Eksportir
Buruh
UKM
Konsumen
Pemerintah

Lihat Hasil
Our office will close from Thursday, 9 th September 2010.The office will resume on Tuesday, 14 th September 2010.
Bahasa Indonesia
English

:: Jadwal Kegiatan
Sep 2010
MSSRKJS
29 30 31 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 1 2
16 September
Hari Ozon Sedunia


Kegiatan bulan ini:
Tidak ada kegiatan pada bulan ini.
:: Member Login
Username

Password


Pendaftaran Anggota
:: CSR Review

Edisi X/Tahun 2/Mei-Juni 2007
[Download]
:: Kritik & Saran
Ronal
14 Agustus 2010
Semangat rasax klo panen lombok

Charles urbanus. N

14 Agustus 2010
Senangx gotong royong menebas buka lahan. Ini kegiatan...

Kritik & Saran Lainnya

Jadwal Kegiatan
30 November 2009
Kegiatan: Rapat Koordinasi Kerjasama Kelembagaan CSR
Hotel Sunan, Surakarta
Departeman Sosial RI

“RAPAT KOORDINASI KERJASAMA KELEMBAGAAN CSR”

Dalam Rangka Pemantapan Kerjasama Kelembagaan dan Dunia Usaha

Dengan Tema :

PERCEPATAN PENGURANGAN KEMISKINAN MELALUI TANGGUNG JAWAB SOSIAL DUNIA USAHA

HOTEL SUNAN, 1 Nov – 30 Des 2009, Surakarta

 

 

Departemen Sosial Republik Indonesia pada hari senin tanggal 30 November 2009 menggelar rapat kerja koordinasi 2009 di Hotel Sunan Surakarta. Acara yang digelar dua hari tersebut dibuka secara resmi oleh menteri sosial. Dengan mengundang lebih dari 100 perusahaan ternama di Indonesia dan dihadiri oleh pejabat pemerintah, pers dan akademisi.

 

Maksud dan tujuan dilaksanakannya rapat koordinasi ini adalah sebagai media atau wadah kerjasama antara pemerintah (Depsos) dan swasta dalam rangka menciptakan kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat melalui program pertanggung jawaban sosial atau yang disebut dengan CSR.


Tujuan selanjutnya adalah untuk menciptakan suatu masyarakat yang mandiri, berdikari dan berdaulat secara ekonomi melalui program CSR yang telah dilakukan oleh swasta. Akan tetapi dalam pelaksanaan CSR jangan sampai salah sasaran, target dan tujuan yang diberikan kepada masyarakat harus benar-benar tepat, agar tidak terjadi ketimpangan.


Sebelum dibuka secara resmi oleh menteri sosial, pidato kehormatan disampaikan oleh perwakilan dari Gubernur Jateng. Dalam pidatonya ; perwakilan Gubernur Jateng menyampaikan bahwa jumlah angka miskin di Jateng 1,9% dari total keseluruhan penduduk Jateng. Gubernur menghimbau (terutama kepada pihak swasta) untuk berkonsentrasi kepada pedesaan, membangun desa agar tidak terjadi urbanisasi, seperti slogan yang disampaikan “BALI NDESO BANGUN NDESO”.


Kemudian pidato selanjutnya disampaikan oleh Menteri Sosial, Bp. Salim Assegaf yang menyampaikan mengenai ; kesetiakawanan dan kepekaan sosial yang merupakan jati diri bangsa, konflik sosial sebagai dampak dari ego sektoral harus sebisa mungkin dihindari, serta terus meningkatkan pembangunan yang berkelanjutan dibidang humanisme, lingkungan dan sosial. Maka dari itu, diharapkan CSR yang dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan praktik bisnis yang berkelanjutan dan memberikan dampak yang positif bagi masyarakat. Lalu disampaikan juga dalam pidato menteri mengenai hubungan atau kemitraan Tripartit antara stakeholder, pemerintah dan konsumen. Menteri berharap agar terjadi hubungan yang positif antar ketiganya.

 

Rapat kerja yang lebih memfokuskan mengenai program pertanggungjawaban sosial dunia usaha untuk mengurangi kemiskinan tersebut dihadiri tak kurang dari 20 perusahaan (baik tambang maupun non tambang). Satu-persatu perusahaan menyampaikan program CSR ataupun Community Development yang telah dilaksanakan.

 

Pada sesi diskusi, perwakilan dari PT Freeport Indonesia, PT. Adaro, PT. Inco dan PT. Berau Coal menjadi pembicara, diskusi semakin menarik ketika banyak peserta yang memberikan pertanyaan kepada narasumber terkait critical issue yang terjadi di area bisnis masing-masing. Akan tetapi di sesi diskusi selanjutnya masih ada beberapa perusahaan yang diminta sebagai pembicara, antara lain : PT. Bakrie Group, PT. Astra, PT. Indocement, PT. Indonesia Power dan lainnya.

                                                                            

Pada hari kedua, acara rapat berlangsung terkhusus membicarakan agenda CSR yang akan dilakukan untuk periode tahun 2010 beserta anggaran dana dari masing-masing perusahaan. Sebagian besar program CSR yang akan dilakukan adalah untuk pengembangan masyarakat, antara lain dalam bidang :

  1. Pendidikan,
  2. Kesehatan,  
  3. Pengembangan ekonomi (pinjaman lunak dan lembaga keuangan mikro)
  4. Lingkungan (pembangunan infrastruktur untuk fasum)
  5. Pengembangan sosial budaya
  6. Pelestarian alam
  7. Pengembangan dan penguatan pada sektor pertanian, peternakan dan perikanan masyarakat
  8. Meningkatkan sarana ibadah
  9. Pelatihan kewirausahaan dan membantu pemasaran kepada produk mitra binaan.
  10. Serta tanggap darurat bencana.

 

Setelah masing-masing perusahaan mempresentasikan program CSR tahun 2010, acara rapat koordinasi Depsos ditutup dengan sebelumnya dilakukan acara makan siang bersama.

   Foto Galeri
Tidak ada foto galeri pada kegiatan ini
The Business Watch Indonesia
Potrowanen RT 04 / RW 02
Donohudan, Ngemplak
Boyolali 57375
Indonesia
Tel. & Fax. +62-(0)271-7653806
Email. bwi@watchbusiness.org
Jika anda ingin memberi komentar atau saran, mohon hubungi admin@fair-biz.org
Situs ini dikembangkan oleh Duwa Webmedia Solutions