|
|
|
|
|
|
|
Sejarah |
The Business Watch Indonesia adalah sebuah lembaga nirlaba riset dan advokasi yang didirikan di Solo, Jawa Tengah pada September 2002. Didorong oleh pemahaman bahwa bisnis muncul sebagai sentra kekuasaan baru disamping kekuasaan negara, baik pada tingkat lokal maupun global, BWI bertujuan menciptakan dan mendorong munculnya upaya-upaya yang memungkinkan ke arah demokratisasi kekuasaan bisnis, terutama dengan menemukan dan memperkenalkan cara pandang baru tentang tata kelola ekonomi yang demokratis.
BWI didasarkan pada dua alasan pokok: Pertama, pada kenyataannya, pusat kekuasaan dalam masyarakat tidak bersifat tunggal atau monolitik. Pandangan bahwa kekuasaan atas masyarakat hanya berada di tangan negara tidak lagi dapat diterima. Dalam struktur ekonomi politik, sektor bisnis dalam banyak hal jauh lebih berkuasa daripada pemerintah. Dan di sinilah letak persoalan globalisasi dan kekuasaan ekonomi. Diskusi tentang globalisasi dan segala instrumennya (seperti WTO, GATT, GATS, TRIPs, TRIMs, dll.) terancam kehilangan makna bila tidak mempertimbangkan kekuasaan ekonomi sebagai kekuatan yang mempengaruhi masyarakat.
Kedua, makna 'demokrasi' tampaknya didasarkan semata pada pelaksanaan kekuasaan yang akuntabel dan demokratis dari negara, dan luput memperhitungkan status kekuasaan ekonomi, yang oleh 'neo-liberalisme' telah dimungkinkan menjelma menjadi kekuasaan yang semata-mata mengejar laba di segala bidang dalam sistem pasar, tanpa akuntabilitas dan tanpa kendali.
Karena itu, BWI menaruh perhatian pada perluasan penerapan kriteria demokrasi pada pusat-pusat kekuasaan dalam masyarakat. Wacana dan upaya yang menyentuh sisi gelap neo-liberalisme akan mustahil, bila tidak menyentuh persoalan kekuasaan ekonomi atau, praktisnya, kekuasaan bisnis.
|
|
|